Kamis, 21 Oktober 2010

Agar Terhindar Dari Rasa Menyesal Setelah Bercinta


Agar Terhindar Dari Kekecewaan Setelah BercintaJakarta, Apakah Anda sering merasakan penyesalan setelah bercinta? Bercinta seharusnya membawa kenikmatan, namun bagi penderita sindrom coyote, hal ini justru menjadi sumber ketidakbahagiaan. Mereka selalu menyesal usai bercinta.
Perasaan yang dikenal dengan istilah ‘Post Sex Regret’ atau penyesalan pasca bercinta ini dapat menjadi penyakit jika dibiarkan terus menerus. Yvonne Fulbright, seorang pakar seks yang dilansir dari Yourtango, mengatakan bahwa rasa menyesal atau yang disebut sebagai sindrom coyote ini sebenarnya dapat terjadi pada pria maupun wanita.
Perasaan menyesal tersebut ternyata disebabkan oleh zat oxytocin yang dilepaskan setelah terjadi orgasme. Oxytocin membuat seseorang merasa ingin dikasihi, disayangi atau diemong. Tapi zat tersebut juga dapat meningkatkan ikatan emosional setelah melakukan hubungan fisik, dan meninggalkan rasa kecanduan atau ketagihan bagi seorang wanita.
Para pria umumnya sering melupakan perasaan wanita yang satu ini, setelah mereka mencapai klimaks. Dan wanita pun terkadang tidak tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mengatasinya.
Agar tak merasa menyesal setelah bercinta, kedua belah pihak sebaiknya saling mengerti agar tidak terjadi penyesalan yang berlebih. Ini dia caranya:

Jangan berpura-pura orgasme

Biarkan pasangan kita mengetahui apa yang membuat Anda senang, perlihatkan padanya dan katakan apa yang Anda rasakan. Perkaya diri Anda dengan ilmu, ide-ide dan semua hal yang dapat meningkatkan kemampuan bercinta Anda. Apapun yang menghasilkan respon seks yang baik.

Tunjukkan perhatian

Memeluk, mengemong atau menunjukkan rasa sayang setelah bercinta dapat dilakukan oleh pria atau wanita. Beberapa orang mungkin berpikir wanitalah yang seharusnya diperlakukan seperti itu. Tapi ternyata, kebanyakan pria justru menyukainya. Hal ini dikarenakan pria juga melepaskan zat oxytocin tersebut ketika mencapai klimaks.
Mengerti kebutuhan suami untuk tidur
Pasangan pria Anda mungkin mengerti bahwa Anda butuh dikasihi dan ikatan emosional yang lebih dalam setelah bercinta. Namun masalahnya, mereka tidak dapat menahan rasa kantuk yang muncul setelah melakukan seks. Ia baru saja menyelesaikan sebuah aktivitas yang melelahkan, menguras energi dan melepaskan ketegangan. Hal ini karena zat prolaktin dilepaskan dalam jumlah yang tinggi setelah mencapai orgasme.
Jangan menyalahkan pasangan karena hal ini. Cobalah mengerti keadaan tersebut karena jika Anda memaksakan diri, hal ini dapat mempengaruhi kepuasan bercinta secara keseluruhan. Yang harus Anda ketahui, ia butuh waktu untuk menenangkan badan dan pikirannya setelah melewati fase akhir dalam siklus kegiatan bercintanya.
Ajak dia melakukan ‘afterplay’
Sebaiknya gunakan waktu setelah bercinta untuk santai sejenak. Berikan sentuhan lembut di kepala atau rambutnya, saling tiduran, berpelukan dan pegangan tangan atau saling ngobrol di bantal. Cobalah katakan pada pasangan apa yang membuat Anda menyukai acara bercinta tadi, contohnya, “Tadi kamu hebat waktu..”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar